Minta MWA Cabut Somasi yang Dilayangkan ke Dekan FKOR, Ratusan Mahasiswa Kembali Geruduk Rektorat UNS

News40 Dilihat

Solo – Ratusan mahasiswa Fakultas Keolahragaan (FKOR) Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo kembali berunjuk rasa menuntut pencabutan somasi yang dilayangkan oleh Majelis Wali Amanat (MWA) UNS kepada Dekan FKOR, Dr Sapta Kunta Purnama di depan gedung rektorat UNS. Kamis (9/2/2023).

Dengan membentangkan spanduk, poster bertuliskan tuntutan pencabutan somasi kepada Dekan FKOR. Ratusan mahasiswa FKOR berorasi silih berganti. Salah satu orasinya mengatakan bahwa hingga saat ini, somasi yang belum dicabut mengganggu kinerja Dekan FKOR yang kini juga menjadi pimpinan di NPC Indonesia yang mewadahi atlet difabel.

“Para atlet difabel juga merasa terusik, kinerja pak dekan kami tidak maksimal karena terganggu psikologinya oleh somasi itu,” ungkap salah satu orator.

Setelah lama berorasi menuntut MVA keluar menemui mereka dan tidak keluar, ratusan mahasiswa akhirnya mencoba merangsek masuk dan sempat terjadi kericuhan dalam aksi dorong dan pelemparan botol air mineral.

Aksi saling dorong mereda setelah Kaprodi FKOR UNS menenangkan para mahasiswa, Kaprodi FKOR UNS Haris Nugroho yang ikut berorasi juga memberi penjelasan bahwa MWA sudah lari dari ruangan dan kantornya dikunci.

“Rekan-rekan media semua, bahwa saya pikir mereka memang sudah tau ya kalau kita akan melakukan aksi sehingga mereka dengan sengaja meninggalkan dan tidak mau menerima kita, tidak mau menemui kita, dan ini adalah hal bagi kita adalah sesuatu yang memprihatinkan. Karena kita sebagai civitas akademika, sebagai anak mau menemui bapaknya untuk menyampaikan dengan baik tetapi mereka tidak menemui silahkan didefinisikan sendiri sikap mereka.”ujar Haris.

Perwakilan mahasiswa FKOR Rohadi Setyo Wibowo di sela-sela aksi demo, menjelaskan, bahwa aksi yang dengan masa mahasiswa yang lebih banyak ini, merupakan aksi lanjutan sekaligus menagih janji,

“Pasalnya pada hari Senin sudah ada pertemuan antara MWA UNS dengan Dekan kami. Sudah ada kesepakatan bahwa akan mencabut somasi. Tapi sampai detik ini tidak ada tindakan lebih lanjut,” ujarnya.

Namun Wakil Ketua MWA Prof Hasan Fauzi justru memberikan share foto bersalaman. Pihaknya mempertanyakan maksud dari share foto tersebut, termasuk siapa yang minta maaf, apakah dekan atau MWA UNS.

“Akhirnya kami sepakat untuk follow up agar somasi dicabut melalui proses hukum oleh kuasanya. Sebab somasi dilayangkan juga melalui proses hukum,” ucapnya.

Dalam pertemuan MWA dengan Dekan FKOR, awalnya disepakati tanpa persyaratan apa pun. Namun sampai detik ini belum ada tindak lanjut, sehingga para mahasiswa FKOR menuntut agar pencabutan somasi dilayangkan secara tertulis oleh kuasa hukumnya sendiri.

Selain ratusan mahasiswa Fakultas Keolahragaan (FKOR) UNS Solo, aksi tersebut juga diikuti mahasiswa Fakultas Kedokteran UNS yang Dekan mereka Prof Reviono juga disomasi MWA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *